Perjalanan hari ini, #Bulkiyo menelusuri makam kuno yang diyakini sebagai makam dari Pangeran Suryenglogo, di seputaran Sawangan Magelang.
Di batu nisannya tertulis:
//
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun
Disini sumare
Pangeran Hadinegoro alias Pangeran Suryaningalogo alias Pangeran Dipoyudo alias Kyai Kasan Imam
Beliau adalah putra Sultan HB III, dan adik Pangeran Diponegoro.
Ketika Perang Diponegoro tahun 1925-1830 beliau bergabung bersama kakaknya Pangeran Diponegoro melawan Belanda/Kompeni
Ketika Pangeran Diponegoro ditangkap oleh Belanda di Magelang, Pangeran Hadinegoro melarikan diri ke arah tenggara dan bersembunyi di Desa Bendan
Ketika menjelang akhir hayatnya beliau tinggal bersama putranya Kyai Ahmad Sulokhan dan Kyai Ahmad Irsyad di Desa Kuncen kecamatan Sawangan
Diresmikan Bupati Puroloyo Kotagede dan Imogiri Karaton Ngayogyakarta
Magelang 26 Nopember 2006
KRT Hastonegoro
//
Di kompleks makam tersebut juga terdapat banyak sekali makam2 tua dan beberapa yang diyakini sebagai makam orang Turki, dengan pertanda berupa bulan sabit di batu nisannya.
Salah satu inkripsi di makam Turki tersebut, kemungkinan berbunyi:
//
Falan birya (birey)
Fethi devlet
//
Yang artinya orang yang pertama kali menaklukkan atau membuka suatu wilayah. Wallohu a'lam.
Namun jika merunut pada kitab Suryenglaga, pangeran Suryenglaga tidak dimakamkan disini, tapi dimakamkan di Pajimatan Imogiri.
#Bulkiyo
#Suryenglogo


Comments
Post a Comment