Disadur dari Kitab Kidung Suryenglaga
Sekar Gambuh Kanthi irah-irah:
Sapto Budhi Gladhi Danastran
(7 adab dan akhlaq ketika berlatih memanah)
//
Gladhi Danastran niku
Dawuhipun ngagama satuhu
Malaikat minulya turun nyekseni
Mulya mulyaning tetamu
Suka rena lahir batos //
Latihan memanah itu
Benar-benar perintah agama
Malaikat yang mulia turun menyaksikan
Semulia-mulianya tamu
Bergembiralah lahir dan bathin
//
Tindak lampah sireku
Ing madyan kinanthen banyu wulu
Uluk salam takdzhim naliko ngrawuhi
Assalamu 'alaikum
Lumebweng taman suwargo//
Parjalanan langkahmu
Di tempat latihan selalulah dalam keadaan berwudhu
Mengucapkan salam ketika datang
Assalamu 'alaikum
Karena seperti memasuki ke taman surga
//
Sampun ngendiko rasul
pitedah kaleresan sinuwun
Wonten ngarso Allah ingkang Maha suci
Margi leresipun pituduh
Tumameng astro katinon//
Telah bersabda Rasul
Petunjuk kebenaran yang selalu diminta
Di hadapan Allah yang maha suci
Jalan lurusnya petunjuk
Terlihat dari lurusnya saat anak panah menancap
//
Adab bebudenipun
Kadang kang dinulu solahipun
Tan pareng nggumujeng utawi moyoki
Menawi panahipun luput
Mung begjo tumameng tujon//
Adab dan akhlaq seorang wirastra/pemanah
Terhadap saudara seperguruan yang kau lihat teknik memanahnya
Tidak boleh menertawakan ataupun mengejek
Jika anak panah meleset dari sasaran
Atau jika mengenai target, kau katakan itu suatu keberuntungan
//
Gladhen Danastran niku
Ngelmu mulazamah kanthi guru
Mawa beyo wekdal tenaga tan kedhik
Ginugu tiniru hing kawruh
Warah kawruhipun maton//
Latihan panahan itu
Ilmu mulazamah dengan seorang guru
Dengan biaya waktu dan tenaga yang tidak sedikit
Diikuti dan ditiru keilmuannya
pengajaran dan pelajarannya mempunyai dasar
//
Lamun siro hanggeguru
Miliho kang saksomo sireku
Pama ojo milih kang dora ngapusi
Mburu aleman cethek ngelmu
Tundhane siro kajlomprong//
Ketika dirimu hendak berguru
Pilihlah guru dengan seksama
Jangan memilih yang suka bohong dan menipu
Yang suka mencari pujian ilmunya dangkal
Nanti dirimu akan tersesat
//
Kang nama ngelmu iku
Teges angel hanggeniro nemu
Lamun gampang murah gelis akeh puniki
Dagangan iku sanes ngelmu
Bakul laris laku waton//
Yang dinamakan ilmu itu
artinya adalah sulit menemukannya
Jika mudah, murah, cepat dan banyak itu
Adalah dagangan, bukan ilmu
Sebagaimana penjual yang penting dagangannya laku laris
===
Mungkin temen2 pemanah ada yang tidak begitu asing dengan beberapa paragraf di atas, atau bahkan mungkin pikiran temen2 akan melayang hingga berkesimpulan... kok seperti arti dari sebuah hadits ya...
Ini hanya sebagian syair saja yang saya sadur, masih ada beberapa bait lagi yang saya simpan dan masih berbuku-buku lagi yang belum selesai kita bedah 🙂 . Mau tahu kelanjutannya? Makanya, ikut acara dialog interaktif:
Suryenglaga (1825-1830), the Untold History of Javanese Archery.
Ahad 21 Agustus 2022
jam 08.00-11.00
Hotel Musafira Syariah Yogyakarta
https://maps.app.goo.gl/oqG3TEHsVLW9nUHA6
KangRoy The Artasyar
Musyrif Dzurriyyat Suryenglaga
nb1: btw.. dari 50 seat yang saya sediakan, kuotanya tinggal dikit ya, kalo gak kebagian tempat, jangan nyesel ya..!!!
nb2: daftarnya kesini wa.me/6281804203044
#DialogInteraktif
#bulkiyo
#danastran
#suryenglaga

Comments
Post a Comment